Minggu, 25 Maret 2012
Arsenal Kokoh di Posisi 3 EPL
Arsenal mengkokohkan posisinya di posisi 3 dengan kemengangan meyakinkan 3-0 atas Aston Villa Sabtu lalu.
Gol yang diciptakan Kieran Gibbs dan Theo Walcott membuat Arsenal unggul di babak pertama. Setelah itu, pasukan Arsene Wenger memastikan kemenangan saat Mikel Arteta menambah keunggulan melalui tendangan bebasnya yang spektakuler di tambahan waktu babak kedua.
Kemenangan ini merupakan kemenangan ke tujuh secara beruntun di EPL - performa terbaik Arsenal sejak Oktober 2007- dan seperti air yang mengalir perlahan tapi pasti para punggawa Arsenal telah menemukan kembali kepercayaan diri mereka.
Sebelum pertandingan, rival terdekat Arsenal, Chelsea dan Tottenham, bermain imbang di Stamford Bridge. Hasil yang pantas untuk keduanya.
Hasil dari pertandingan ini membuat Arsenal memperlebar jarak 3 poin dari Spurs dan 8 poin dari Chelsea.
Arsenal telah melakukan sesuatu yang luar biasa akhir-akhir ini. Ini merupakan kemenangan beruntun di Emirates, permainan yang baik, kemenangan yang pantas dan terkendali dengan baik.
Tetapi tiga poin juga tidak kalah penting untuk diperoleh saat bertemu Liverpool, Newcastle, dan Sunderland. Sukses Arsenal saat ini biar lah terus mengalir....glory Arsenal!!
Arsenal 3-0 Aston Villa
Pada pertandingan Sabtu lalu, Wenger melakukan satu pergantian dari formasi yang diturunkannya saat menang menghadapi Everton 1-0, dimana Gervinho menggantikan posisi Aaron Ramsey di sisi kiri penyerangan Arsenal.
Namun, sebelum Kick-off babak pertama Laurent Koscielny cedera lutut saat pemanasan. Johan Djorou masuk menggantikannya dalam starting line-up.
Villa yang berada di posisi 15 EPL setelah kalah di Emirates juga tersingkir dari Piala FA musim ini.
Namun, pertandingan mereka di Emirates Stadium sebelumnya di EPL berhasil memperoleh 3 poin dan membuat mereka menjadi lawan paling sukses saat bertemu Arsenal di Emirates Stadium.
Lapangan disinari cahaya matahari musim semi yang menyejukkan sore ini. Mungkin kita tidak perlu terkejut, tak menyadari waktu yang cepat berlalu. Setelah hari ini, Arsenal menyisakan 8 pertandingan dalam putaran EPL 2011-2012.
Musim panas sebentar lagi, ini berarti anak-anak asuhan Wenger punya waktu untuk terus melaju dengan sempurna. Di akhir bulan ini mereka melewati Chelsea dan Tottenham di posisi ketiga. Hasil ini memberi keuntungan bagi Arsenal untuk memperlebar jarak dengan rivalnya, Chelsea dan Tottenham.
Dan bermain baik sejak awal, merupakan hal yang tepat yang mereka lakukan.
Villa punya kesempatan pertama ketika Albrighton berlari cepat menusuk pertahanan Arsenal dan melepaskan tendangan. Namun setelah itu Arsenal mengambil alih kendali permainan.
Tandukan Thomas Vermaelen melambung ke atas gawang Villa di menit ke 7. Tidak lama kemudian umpan Gervinho ke Walcott kurang diselesaikan dengan baik dan melebar disisi kanan.
Saat Robie Van Persie melakukan tendangan backheel membuat Walcott bergerak maju dengan cepat untuk menendang bola. Shay Given melakukan penyelamatan dan bola rebound gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Bacary Sagna.
Kini Arsenal menemukan ritme permainannya, yang pasti terjadi, mereka akan mencetak angka. Dan terbukti di menit ke 16, Gervinho memberi umpan kepada Gibbs disisi kiri. Gibbs menendang bola ke arah gawang, tendangannya mengenai Given dan bola masuk ke gawang. Ini merupakan gol keduanya musim ini. Gol pertamanya dicetak saat Arsenal menghadapi Shrewsbury pada ajang Carling Cup.
| Arsenal unggul 1-0 melalui Gibbs di menit 16 |
Gol Gibbs tersebut membuat Arsenal semakin bernafsu untuk menyerang. Kemenangan beruntun yang mereka peroleh sebelumnya mebuat mereka bermain dengan kepercayaan diri yang tinggi, menyerang dan terus menyerang dari menit awal.
Hasilnya di menit 25 melalui umpan lambung Alex Song, Walcott menyambut umpan Song dengan menendang bola kearah gawang dan gol. Ini merupakan gol kesembilan Walcott musim ini.
| Walcott menambah keunggulan Arsenal 2-0 di menit 25 |
Sekarang Emirates penuh riuh kegembiraan. Tendangan volley Van Persie melintas tipis di tiang gawang Villa, sebelumnya tendangan jauh Arteta dapat ditepis oleh Given. Given juga berhasil menjaga gawangnya dari tendangan chip Van Persie.
Enam menit sebelum berakhir babak pertama, Arsenal memiliki kesempatan untuk menambah keunggulan. Song memulai serangan dari tengah dan mengumpan bola ke arah Van Persie, tapi sayang Van Persie tersandung saat memperoleh bola dan seolah-olah kesempatan hilang, Van Persie mencoba untuk bangkit, Given meninggalkan posnya, Van Persie melepaskan sontekan ke arah gawang yang kosong. Namun tiba-tiba Stephen Warnock datang dan menyundul bola melambung keatas gawang Villa. Sebuah penyelamatan yang menyelamatkan Villa dari kebobolan ketiga mereka.
Villa bermain lebih agresif di babak kedua. Mereka harus bermain lebih baik atau Arsenal akan menambah keunggulan lebih banyak.
Villa mulai lebih menyerang dan Wojciech Szczesny mulai diuji.
Arsenal punya bnyak kesempatan untuk menambah angka, saat Gibbs melepaskan umpan crossing, Van Persie mendekat, bola berhasil di tepis dan menjauh dari gawang Villa, kemudian Thomas Rosicky datang dan melepas tendangan dari jarak jauh.
Wenger kemudian memasukkan Andre Santos dan Aaron Ramsey dengan mengganti Gibbs dan Gervinho. Santos bermain canggung setelah kembalinya dari cedera selama empat bulan. Dia melakukan kesalahan melepas bola ke arah Andreas Weimann. Pemain Villa ini melepaskan tendangan ke arah gawang.
Arsenal seperti tersengat, beberapa kesempatan nyaris menjadi gol saat tendangan bebas Arteta melambung keatas gawang Given dan tendangan Ramsey melebar.
Saat waktu mulai berakhir, Arsenal mulai bermain lebih berhati-hati untuk menjaga posisi keunggulan mereka. Tiga poin bisa mereka dapatkan, hanya tinggal berusaha untuk menghentikan Villa yang terus berusaha memperoleh angka.
Hal ini membuat Arsenal bermain agak kaku, tetapi Arsenal perlu menjaga keunggulan. Para penonoton bergemuruh gembira, mereka bernyanyi dan meneriakkan "hanya ada satu Arsene Wenger".
Delapan menit sebelum pertandingan berakhir, pemain pengganti Alex Oxlade Chamberlain melewati Warnock dan akhirnya ia dijatuhkan oleh Stephen Ireland. Sempat muncul protes, namun dari tayangan ulang Ireland terlebih dahulu memenangkan bola.
| Chamberlain harus dijatuhkan Ireland |
Weimann memiliki kesempatan memberi angka untuk Villa menjelang akhir babak kedua, namun tendangannya berhasil di blok oleh Djorou, bisa dikatakan itu merupakan kesempatan terbaik Villa. Namun akhirnya Arsenal lah yang berhasil mencetak angka dan menambah keunggulan. Saat Song dilanggar di area lawan dan Arteta sukses mengeksekusi tendangan bebas menjadi sebuah gol yang indah. Emirates bergemuruh.....
| Selebrasi Arteta setelah menambah keunggulan Arsenal 3-0 Villa |
Akhir yang sempurna bagi Arsenal di bulan Maret ini...
| Victoria Concordia Crescit |
Jumat, 23 Maret 2012
Gibbs Menunjukkan Perbaikan di Setiap Pertandingan
Arsene Wenger menyatakan bahwa Kieran Gibbs selalu bermain lebih baik di setiap pertandingan. Pemain Inggris ini melewati berbagai pertandingan selama setengah musim karena cidera tetapi kembalinya Gibbs telah membawa Arsenal menang enam kali beruntun hingga saat ini.
| Kieran Gibbs mengalami cedera |
Gibbs memberi sentuhan pertahanan alami yang luas pada tim yang selama ini kurang di Arsenal ketika Gibbs dan Santos absen dan Wenger sangat senang dengan kemajuan Gibbs. "Karena dia sudah lama tidak bermain, ketika kamu mulai bermain kembali, kamu akan lebih berhati-hati" kata Wenger. "Tetapi dia perlaha-lahan akan kembali dan kamu akan lihat seorang full-back bermain maju kedepan membantu serangan sepanjang pertandingan".
"Pertahanan dalam duel, dia lebih kuat. Saya merasa ada lagi yang akan muncul dari dia dan dari pertandingan ke pertandingan dia menunjukkan perbaikan"
"Dia telah berubah menjadi full-back tetapi kemampuan alaminya selalu keluar. Ini bagus karena kami memiliki permainan yang berasal dari hal itu" jelas Wenger.
Selamat Hari Kehutanan dan Hari Air
Memperingati Hari Kehutanan Sedunia tanggal 21 Maret dan Hari Air tanggal 22 Maret....
Sumber puisi:http://cahayahati.multiply.com/
http://green.kompasiana.com/penghijauan/2011/02/19/hutanku-puisi-rini-intama/
| Indahnya hutan tropis |
| Air sungai yang jernih |
Hutan dan Air adalah dua hal yang saling mengikat, dua hal yang tak bisa dipisahkan, sangat dibutuhkan bagi bumi ini, manusia ikut memanfaatkan hingga mengeksplorasi berlebihan, dan tanpa kita sadar kita telah mencemari dan merusak alam....
Sejauh mana peran hutan dan air bagi kehidupan makhluk di muka bumi? Bagi manusia yang kurang menyadari pentingnya kehadiran mereka.... kerusakan hutan dan air memberi dampak untuk semua termasuk kita manusia....
Hutanku
![]() |
| Pemanenan yang melebihi etat |
![]() |
| Banjir |
| Kekeringan |
Jaga air sayangi hutan untuk kebaikan semua....jadilah pelopor lingkungan!
http://green.kompasiana.com/penghijauan/2011/02/19/hutanku-puisi-rini-intama/
Rabu, 21 Maret 2012
Bentrok oleh Mahasiswa Tidak Perlu
Laporan Wartawan Tribun Jogja, Susilo Wahid Nugroho
TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Para pendemo terlibat bentrok dengan aparat kepolisian di wilayah perempatan UIN Sunan Klijaga, Yogyakarta, Senin (19/3/2012). Awalnya aksi berjalan damai, tetapi ketika massa mulai membakar ban di tengah jalan perempatan UIN, bentrok pun akhirnya pecah.
Aparat kepolisian berusaha memadamkan api dan membubarkan masa dengan menggunakan water canon. Merasa tidak terima, massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) tersebut melempari petugas kepolisian dengan batu.
Bentrokan pun tak dapat dihindari. Massa terus menerus melempari polisi dengan batu. Polisi terus mengejar para pendemo. Bentrok masih terjadi ketika berita ini ditulis, Senin siang. (*)
| Para aktivis mahasiswa yang bentrok dengan polisi, di seputar kampus UIN Yogyakarta, Senin |
Membaca berita ini dan mendengar dari beberapa teman tentang kejadian bentrok mahasiswa dengan aparat kepolisian baru-baru ini di Yogyakarta membuat saya merasa "aneh", sebagai mahasiswa saya merasa hal ini seharusnya tidak perlu terjadi, jika mau demo lakukanlah dengan damai tanpa harus membuat kerusakan, merusak diri, merusak kampus, dan merusak fasilitas umum. Semoga ini tak terulang lagi, saya ingin berkomentar:
Bentrokan yang terjadi pada mahasiswa
adalah isu lama yang tak pernah selesai sampai sekarang. Mahasiswa yang selama
ini diharapkan menjadi penjaga nilai-nilai moral dalam masyarakat, justru
merusaknya dengan tindakan-tindakan anarkis. Sungguh ironis. Mahasiswa yang
mendapat predikat kaum intelektual ternyata tak mencerminkan etika
intelektualnya dalam tindakan nyata.
Mahasiswa
sebagai aktor intelektual, seharusnya mencerminkan sikap seorang akademisi
dalam bertindak di tengah-tengah masyarakat. Ilmu yang diperoleh di bangku
perkuliahan harus dijadikan pijakan dalam menyikapi segala persoalan. Karena,
jika mahasiswa tidak mencerminkan sikap akademisi dan intelektual, maka
sesungguhnya itu telah menciderai dirinya sendiri sebagai mahasiswa dan
perguruan tinggi sebagai wadah pencetak mahasiswa.
| Bentuk aksi anarkis mahasiswa |
Perguruan
tinggi seharusnya mampu melahirkan generasi yang unggul dan berkualitas. Selain
itu, juga harus melaksanakan fungsi dan tanggungjawabnya sesuai dengan Tri
Dharma Perguruan Tinggi. Yaitu melakukan pendidikan dan pengajaran, penelitian
dan pengembangan, serta pengabdian pada masyarakat.
![]() |
| Bentuk aksi anarkis mahasiswa |
Pada
umumnya, tindakan anarkis, apa pun bentuknya, siapa pun pelakunya dan apa pun
motifnya, adalah tindakan yang tidak bisa dibenarkan. Anarkis adalah tindakan
perusak dan itu tentu tidak patut dilakukan oleh siapa pun. Apalagi oleh
mahasiswa, generasi yang diharapkan menjadi calon pemimpin masa depan dan
sekaligus penerus estafet kepemimpinan bangsa. Sungguh tidak pantas.
Akan
tetapi, kenyataan di lapangan sangat berbeda. Hampir setiap aksi yang dilakukan
oleh mahasiswa selalu diwarnai tindakan anarkisme. Akibatnya, masyarakat
menjadi bosan dan cenderung apatis dengan aksi mahasiswa. Padahal, sesungguhnya
aksi yang dilakukan itu adalah untuk kepentingan masyarakat (rakyat).
Stigma
negatif masyarakat terhadap mahasiswa tidak bisa ditutup-tutupi lagi.
Masyarakat telah jenuh karena terlalu sering melihat mahasiswa bentrok,
mahasiswa berkelahi, membakar gedung, saling serang dan tindakan-tindakan lain
yang tidak sepatutnya dilakukan.
Wahai mahasiswa!! Kita pemimpin bangsa selanjutnya....lakukan yang terbaik untuk bangsa dan negara tanpa harus "merusaknya" dengan tindakan-tindakan kita...jangan mudah dipengaruhi...Hidup Mahasiswa Indonesia!
Label:
CURHAT,
Informasi Maba Jogja...,
sebuah renungan
21 Istilah Aniiii
Memperingati ultah ani yg ke-21, saya (Ayib) mw share ne 21 istilah dr Ani (Mel) yg penuh warna....hehe
yo wes...cekiprot!
Sebelumnya....i wanna say...Happy B'day Mel...
Hmm...ne dia 21 istilah ani yg penuh "unyu"....
Hheheh...pengennya bikin "Kamus Aniii" tapi untuk saat ini kosakatanya masih sgt...sgt...sgt...sedikit...
Oh ya postingan ini, slain buat Ani yg ge ultah, tp juga buat hari jadi kita yg ke-3, mungkin ga banyak yang tau...tp sbenarnya hari itu tepat dengan hari ultahnya Ani...Happy 3rd Anniversary!!
yo wes...cekiprot!
Sebelumnya....i wanna say...Happy B'day Mel...
Hmm...ne dia 21 istilah ani yg penuh "unyu"....
Ani’s Words
|
Makna
|
Nak au o
|
Ga tau
|
Ucuukk
|
Bau
|
Sami2
|
Sama-sama
|
Maaciimm
|
Terimakasih
|
Daddy
|
Papa
|
Mommy
|
Mama
|
Tatak
|
Kakak
|
Dedek
|
Adek
|
Ail tuyun
|
Hujuan turun
|
Ayank
|
Sayang
|
Boci
|
Bobok Siang
|
Peyukk
|
Peluk
|
Atit
|
Sakit
|
Boyeh
|
Boleh
|
Ndak au
|
Ga mau
|
Kacian
|
Kasihan
|
Sippooo
|
Sip
|
Hhuhu
|
Nangis (sedih T-T)
|
BT
|
Bete
|
Beyum
|
Belum
|
Hheheh...pengennya bikin "Kamus Aniii" tapi untuk saat ini kosakatanya masih sgt...sgt...sgt...sedikit...
Oh ya postingan ini, slain buat Ani yg ge ultah, tp juga buat hari jadi kita yg ke-3, mungkin ga banyak yang tau...tp sbenarnya hari itu tepat dengan hari ultahnya Ani...Happy 3rd Anniversary!!
Senin, 19 Maret 2012
Memahami Konflik Tenurial Dalam Implementasi REDD+
i Green Discussion
Acara ini merupakan salah satu program kerja Departemen Kajian Strategis Lembaga Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM. Acara yang membangun konsep kegiatan diskusi santai ini mengangkat berbagai isu kehutanan dan lingkungan nasional dengan menghadirkan pembicara-pembicara yang kompeten. Pada iGreen Discussion #1 ini bertemakan Memahami Konflik Tenurial Dalam Implementasi REDD+ dengan pembicara Dr. Ahmad Maryudi, S.Hut, M.For, dosen Bagian Manajemen Hutan Fakultas Kehutanan UGM dan anggota pada IUFRO Task Force International Forest Governance. Acara iGreen Discussion #1 ini dilaksanakan di Aula Fakultas Kehutanan, 8 Maret 2012 jam 15.45 WIB.
Isi dari rangkaian iGreen Discussion ini telah dipublish dalam Katrat's Note#2 di situs resmi LEM FKT UGM.
Kastrat's Note #2
Kamis, 8 Maret 2012 lalu Departemen Kajian dan Strategis LEM FKT UGM mengadakan diskusi dengan topik “Memahami Konflik Tenurial dalam Implementasi REED+”. Dengan pemateri Dr. Ahmad Maryudi, S.Hut M.For. Diskusi berlangsung dengan lancar. Banyak kawan-kawan yang bergabung dalam diskusi ini, mulai dari mahasiswa S1 minat Manajemen Hutan, Teknologi Hasil Hutan, Silvikultur, dan Konservasi Sumber Daya Hutan bahkan ada juga mahasiswa pascasarjana. Mereka memiliki minat yang tinggi untuk mengatahui masalah tentang REDD atau Reducing Emission from Forest Degradation and Forestation. Lalu sebenarnya apakah REDD itu? Inilah sekilas tentang REDD.
Sebagai Negara yang memiliki hutan tropis terluas ketiga di dunia, sektor kehutanan tidak hanya berkontribusi dalam pembangunan nasional melainkan juga berperan signifikan dalam menjaga keseimbangan ekosistem termasuk stabilisasi emisi global.
Hasil hutan kayu merupakan salah satu produk andalan hutan yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Demikian pula halnya dengan konversi kawasan hutan untuk lahan pertanian dan perkebunan. Namun di sisi lain, penebangan pohon dan alih fungsi lahan hutan tersebut menghasilkan emisi gas rumah kaca yang menyebabkan terjadinya pemanasan global.
Selain hal diatas, ada tiga hal yang menjadi penyumbang emisi terbesar. Pertama adalah dari sektor industri. Tentu kita semua tahu bahwa karbon yang berasal dari industri sangat besar. Industri beroperasi 24 jam sehari dan bukan hanya negara maju saja yang memilikinya, walaupun yang lebih banyak menyumbang emisi karbon adalah industry dari negara-negara maju.
Penyumbang emisi terbesar kedua adalah dari sektor transportasi. Di Negara-negara berkembang seperti Indonesia, Thailand, dan India transportasi menjadi masalah yang sulit untuk dipecahkan. Kepadatan kendaraan di jalan mengakibatkan macet dan tentu saja menjadi sumber polusi yang besar. Sarana transportasi umum yang kurang mendukung mengakibatkan masyarakat lebih memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi sehingga emisi karbon dari sector ini pun sulit untuk dikurangi. Dan yang ketiga adalah dari sector domestik. Sektor domestik ( kulkas, mesin cuci, microwave, AC, dll) ternyata juga menyumbang emisi carbon yang cukup besar ke atmosfer. Hampir setiap rumah pasti memiliki alat-alat tersebut untuk daily use. Mungkin dari sector ini pula lah yang jarang disadari oleh masyarakat bahwa sebenarnya mereka menyumbang banyak carbon karena telah menggunakan alat-alat tersebut.
Apabila karbon sudah terlepas di atmosfer, itu akan bertahan ratusan tahun. Pada abad 19 terjadi emisi besar-besaran di daerah Eropa, yaitu saat revolusi industri. Karbon yang dihasilkan terakumulasi sampai saat ini. Dan tentu saja karbon itu tidak akan mudah hilang dari atmosfer.
Melihat emisi karbon yang terus meningkat, maka pada tahun 1997 dibentuklah persetujuan internasional mengenai pemanasan global atau yang lebih dikenal dengan Kyoto Protocol. Negara-negara yang meratifikasi Kyoto Protocol tersebut berkomitmen untuk mengurangi emisi carbon. Salah satu isi dari kesepakatan Kyoto Protocol yaitu negara maju wajib mengurangi emisi carbon sebesar 5%, sedangkan negara berkembang tidak memiliki kewajiban untuk mengurangi emisi carbon. Namun ternyata negara industri maju seperti Amerika, Kanada dan Australia justru menolak untuk meratifikasi Kyoto protocol.
Dari sinilah kemudian muncul REDD pada pertemuan di Bali tahun 2007. REDD adalah semacam insentif bagi Negara yang memiliki hutan tropis untuk mengurangi emisi karbon. Indonesia lewat. Pada pertemuan di Kopenhagen tahun 2009 lalu, Presiden SBY menyatakan bahwa Indonesia mampu mengurangi emisi carbon sebanyak 26%, bahkan dengan beraninya beliau menyatakan bahwa Indonesia mampu mengurangi emisi hingga 41% apabila mendapat bantuan dana dari negara maju! Dana itu diperlukan untuk merawat hutan milik Indonesia. Saat itu Norwegia, bersedia memberi bantuan sebesar 1 miliar dolar kepada Indonesia dengan syarat Indonesia benar-benar bisa mengurangi emisi carbon. Norwegia tentu saja melakukan itu dengan senang hati. Mengapa? Karena apabila mereka masih memiliki kewajiban untuk mengurangi emisi hingga 5%, mereka akan rugi sebesar 22 miliar dolar. Dan karena mereka telah membayar 1 miliar dolar kepada Indonesia, mereka tidak lagi berkewajiban untuk mengurangi emisi. Itu berarti mereka pun akan terlepas dari kerugian.
Lalu bagaimana dengan Indonesia? Indonesia mungkin akan mendapat insentif dari kesediaannya untuk membantu negara maju untuk mengurangi emisi carbon, namun apakah pemerintah, terutama bapak Presiden yang dengan beraninya menawarkan diri untuk mengurangi emisi, mengetahui dan memikirkan dampak selanjutnya dari kesepakatan tersebut?
REDD mungkin membawa dampak positif bagi keadaan hutan di Indonesia. Hutan lebih terjaga dan lebih lestari. Namun dibalik dampak positif dari REDD, dampak negatifnya selalu mengintai. Uang yang dijanjikan belum juga diterima Indonesia, uang tersebut masih abstrak dan entah ada atau tidak. Namun konflik-konflik dalam negeri yang berkaitan dengan kebijakan tentang REDD mulai bermunculan. Salah satunya adalah konflik tenurial. Kegiatan masyarakat di sekitar hutan banyak yang dipandang sebagai penyumbang emisi yang besar misal ladang berpindah. Karena telah berjanji untuk mengurangi emisi, maka Pemerintah melarang masyarakat untuk melakukan kegiatan dalam hutan,(ex:ladang berpindah) demi uang yang belum tentu ada. Lalu bagaimana nasib masyarakat sekitar? Darimana mereka mendapat penghasilan? Apakah mereka akan mendapat bagian dari insentif REDD apabila uang tersebut benar-benar diterima Indonesia? Itulah pertanyaan-pertanyaan yang hingga saat ini belum jelas jawabannya.
Lalu, bagaimana jika emisi benar-benar berkurang dan uang sudah diberikan Norwegia pada Indonesia? Apabila hal tersebut terjadi, maka pemerintah pasti akan mengklaim bahwa berkurangnya emisi tersebut berasal dari lahan hutan negara. Padahal bukankah belum tentu bahwa yang berhasil mengurangi emisi adalah hutan negara? Bagaimana kita bisa melihat hutan mana yang telah mengurangi emisi dan menentukan kepada siapa uang tersebut diberikan? Hal ini juga memiliki potensi akan memicu konflik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pembagian uangnya.
Melihat paparan keadaan diatas, maka timbul pertanyaan dari Rizky, salah satu peserta diskusi, yaitu dimana kita sebagai Forester memposisikan diri menghadapi REDD, apakah menerima atau menolaknya? Rizky berpendapat bahwa keduanya memiliki nilai positif. Kemudian Pak Maryudi menjawab, bahwa sebagai seorang forester, kita tidak perlu memikirkan tentang REDD, apakah kita akan mendapat insentif atau tidak. Tapi sudah menjadi peran dan kewajiban kita untuk mengelola hutan yang kita miliki secara lestari sehingga bisa dimanfaatkan secara terus menerus.
Oleh: Dyah Nawang Wulan – Departemen Kajian Strategis LEM FKT UGM
Langganan:
Postingan (Atom)







